Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

Kata Mutiara Minang Dan Artinya Terbaru

"Kok Cadiak Waang, Ambo indak Batanyo, Kok Kayo Waang, Ambo indak Mintak" Artinya : "Ungkapan Harga Diri Org Miang" "Indak Pandai Manari, Kecek an Lantai nan Bagoyang" Artinya : Karean ketidak mampuannya Memcari Dalih Lain "Manang Jadi Arang Kalah Jadi Abu" Artinya : Pertikaian yang tidak ada Pemenangnya "Buruak Muko Camin di Belah" Artinya : Orang yang Tidak mau Intropeksi Diri "Tibo Nampak Muko, Pai Nampak Pungguang" Artinya : Datang Baik-baik Pulang Baiki-baik/Pamitan " TALI TIGO SAPILINAN, TUNGKU TIGO SAJARANGAN" Artinya : 3 Pilar Utama : Alim Ulama, Cerdik Pandai dan Pemerintah "Alun Kusuik Lai Sarawa, Alah Tibo Awak di Jakarta" Artinya : Perjalanan yang begitu Cepat "Takuruang handak di Lua, Tahimpik handak di Ateh" Artinya : Orang yang mau enaknya Sendiri "Mato padang jan ditapiak, mato hari jan ditantang" Artinya : Janang Menentang Pemerintahan yang Sah, ...
Kisah Jenazah Diiringi Ratusan Ekor Kucing.. Habib Munzir Al Musawa hafizahullah menceritakan : "Terjadi beberapa waktu yang silam saat itu saya masih di Tarim, Hadramaut. Tinggal beberapa lama di kota syihir, wilayah Mukalla disitu ada seorang wanita tua wafat, suatu hari saya melihat jenazah diusung. Tapi ada 1 hal yang ganjil. Apa yang ganjil? Ketika jenazahnya diusung, banyak orang yang mengusung nya dan ratusan ekor kucing ikut mengantarkan jenazah. Ini ganjil, saya fikir ada jenazah diikuti ratusan ekor kucing dan baru ini saya melihatnya. Ketika saya bertanya – tanya, kenapa ini? Mereka memuji wanita tua yang wafat itu alaiha rahmatullah. Di masa hidupnya nafkahnya dicukupi oleh anak – anaknya, kerjanya tiap pagi masuk ke pasar mengambil bekas kepala – kepala ikan yang terbuang dan ditaruh di sebuah gerobak dan ia melemparnya kepada semua kucing yang ada di jalanan. Bertahun – tahun itu terjadi sampai setiap pagi, ratusan kucing sudah berjajar di jalanan m...