Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

KEWAJIBAN MEMPELAJARI ILMU AGAMA (ILMU AD DIIN)

Wajib bagi setiap muslim untuk mempelajari ilmu agama ini, terutama hal – hal yang dengan ilmu tersebut seseorang bisa menegakkan agamanya,  Imam Ahmad pernah ditanya tentang apa yang diwajibkan atas seorang hamba untuk mempelajarinya, berkata  Imam Ahmad   Rahimahullah  :  ” Ilmu yang dengan nya seseorang bisa menegakkan agamanya, ditanyakan kepada beliau seperti apa,? beliau menjawab ilmu  yang seseorang tidak boleh  bodoh darinya, seperti sholat, zakat, dan shoum (puasa) dan yang semisalnya.”   ( Silahkan lihat Kitab Al-Furuq, Ibnu Muflih 1/525, Hasiyah Al – Ushulus Tsalasah Ibnul Qasim ) Sebelum itu ada kewajiban yang paling agung yang kita harus memahami dan mempelajarinya yaitu tauhid, kewajiban yang terpenting dari yang terpenting lainnya, berkata  Syaikh Sholeh Al-Fauzan   Hafidzahullah  :  ” Dan (mempelajari tauhid) perkara yang sangat penting, mempelajari atau memahami tauhid lebih ditekankan atas kamu...

Hanya Kepada Allahlah Kita Beribadah

  Nov 11 by abdullah1982 Tidaklah kita diciptakan kecuali untuk merealisasikan peribadatan hanya kepada Allah Azzawajalla. Begitu juga inti dakwah para Rasul adalah mendakwahkan ummatnya untuk beribadah hanya kepada Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah Subhaanahu wata’aala berfirman : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ   إِلَّا  لِيَعْبُدُونِ ”Dan tidaklah  A ku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada -K u”  (QS. Adz-Dzariyat : 56) وَلَقَدْ  بَعَثْنَا  فِي  كُلِّ  أ ُمَّةٍ  رَسُولا  أَنِ  اُعْبُدُ وا  اللهَ  وَاجْتَنِبُوا  الطَّ اغُوتَ  “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada setiap umat (untuk menyerukan) “Beribadalah kepada Allah (saja) dan jauhilah Thogut  (sesembahan  yang disembah selain Allah yang diri ridha disembah –ed) ”   (QS. An-Nahl : 36) Tidak boleh seseorang memalingkan ibadah kepada selain Allah, jika hal ini dilakuka...

BAHAYA SYIRIK !!!

Sungguh sebuah malapetaka ketika perbuatan dosa dan maksiat tersebar di tengah-tengah masyarakat. Apalagi dosa besar yang paling besar yaitu perbuatan syirik (menyekutukkan Allah). Yang Allah Subhanawata’aala berfirman : إِنَّ  اللهَ  لا يَغْفِرُ  أَنْ يُ شْرَكَ  بِهِ  وَيَغْفِرُ  مَا دُ ونَ  ذَلِكَ  لِمَنْ  يَشَاءُ  وَمَ نْ  يُشْرِكْ  بِاللهِ  فَقَدِ  افْ تَرَى  إِثْمًا  عَظِيمًا  “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.  Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. ”  (Qs. An-Nisa’ : 48) Diantara kesyirikan yang terjadi di negeri ini adalah : Pertama : Mengekeramatkan kuburan Fenomena mengkeramatkan kuburan adalah sebuah fenomena yang sangat mengerikan, sebuah malapetaka yang besar terjadi dinegeri ini. Diantara orang-or...